Kini, melalui seorang pengagum sejati arsitektur Bali kita dapat menyimak sebuah buku baru, Architecture of Bali – an entertaining essay – yang disajikan secara menarik . Nama Made Wijaya atau Michael White bagi masyarakat Bali serta para pecinta desain lanskap dan arsitektur di negeri ini ataupun manca negara sudah tidak asing lagi. Baginya daya tarik arsitektur tradisional Bali – yang luar biasa – melahirkan dedikasi, cinta, serta kepedulian yang sangat mendalam. Terbukti, sejak tahun 1983 ia mulai mempelajari serta membuat ringkasan lengkap – fotocopy – Balinese Architecture; Towards an encyclopedia yang kala itu menjadi referensi penting bagi para desainer interior ataupun arsitek.
Setelah menghasilkan karya-karya lanskap serta arsitektur yang tak terhitung jumlahnya serta meluncurkan buku Tropical Garden Design pada tahun 1999, kini Archipelago Press dan Wijaya Words kembali meluncurkan.
Buku terbaru karya Made Wijaya, Architecture of Bali, hard cover setebal 225 halaman. Buku yang berisi kompilasi gambar, foto-foto lama bersejarah – dibuat sejak 30 tahun lalu – hingga kondisi kini, dapat menjadi visual study tentang sejarah, kekhasan, perbedaan, serta perkembangan arsitektur Bali.
Diawali dengan pandangan umum tentang hubungan arsitektur Bali dengan masyarakatnya The Balinese Village, lalu pembahasan detail elemen-elemen dasar dalam arsitektur Bali, seperti the Courtyard, The Pavillion, Building Materials, Ornamentation hingga kepada Architectural Hybrids yang berasal dari pengaruh budaya diluar Bali.
Ditulis secara lengkap dari sudut pandang seorang Made Wijaya – with a sharp eye for trends-, serta dukungan para fotografer ternama, seperti
Tim Street-Porter dan Rio Helmi, buku ini rasanya lengkap sebagai sebuah referensi bagi para desainer ataupun dokumentasi lengkap bagi lover’s of Bali Style. |